Kulapar… kubayangkan sebutir beras sangat berharga bagiku
Kuhaus… ku berpikir apakah air tak akan habis
Kumakan… ku bepikir dari mana beras
Kuminum… akhirnya terjawab teka-teki misteriku
Ternyata..
Aku tak sadar dari mana asalku… selama ini
Aku tak jauh beda
dengan mereka Dengan orang yang sama profesinya yang membesarkan aku
Aku terlalu sombong untuk mengakuinya
Tapi,..
Kujuga bepikir Apakah aku hanya bias berpikir dan tidak bertindak?
Aku juga malu sama mereka
Mereka bertindak karena mereka telah memikirkannya
Aku hanya anak…mereka
Seorang yang dibesarkan seorang yang sama seperti mereka
Kusyukuri diriku..
Petaniku… kau telah mengajarkanku berbagai hal
Petaniku.. apakah nasibmu makmur seperti dulu
Petaniku… terima kasih kuucapkan Mereka
petaniku… membesarkan dan mengajariku kepada alam pentingnya mereka
Haryanto
Medan, 03 Pebruari 2008
Tinggalkan sebuah Komentar
Belum ada komentar.
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
